SPBU S Parman Kota Palangkaraya Diduuga Beraroma Bisnis Tersembunyi

Hits: 126

Mediaciber.com.Palangkaraya – Maraknya pelangsir bbm premium yang ada di kota palangkaraya kalteng tepatnya di jalan s parman di duga ada nya beking yang di lakukan oleh oknum yang ingin memperkaya diri sendiri.Senin 10-05-2021.

Hal itu terungkap saat salah satu team media mencoba bermohon ijin buat mengisi bbm premium,
Namun oleh seorang operator dan seorang pelangsir justru di suruh mundur serta minta ijin kepada seorang pengawas pelangsir dan ijin dulu bila ingin mengisi bbm premium.

Hal tersebut telah di sampaikan langsung kepada bapak kapolres kombespol Dwi jaladri selaku kapolresta palangkaraya telah menerima laporan tersebut melalui jaringan via telpon chat what’s app nya,awalnya kapolresta palangkaraya kombespol Dwi jaladri menanggapi dengan serius dan arahan serta petunjuk kasi provam polresta palangkaraya agar hal tersebut di laporkan langsung kepada bagian SPKT polresta palangkaraya.

Berdasarkan petunjuk serta arahan tersebut team media pun berputar arah menuju ke polresta palangkaraya yang saat itu juga langsung menuju bagian SPKT.
Saat masuk ruangan SPKT tersebut team media tersebut menyampaikan niat dan tujuan nya buat melaporkan maraknya pelangsiran bbm premium tersebut.
Namun ada beberapa anggota SPKT langsung menjawab bahwa mereka mendapat perintah dari kapolres agar cek TKP atau SPBU yang di sampaikan.
Belum sempat bicara apa pun beberapa anggota tersebut keluar menuju spbu yang di ikuti langsung oleh team media lapangan.

Sesampainya di tujuan lokasi spbu jalan s parman kota palangkaraya telah sepi bagai tak ada apa apa saja.ada dugaan bahwa sebelum anggota tersebut tiba di spbu ada kemungkinan bahwa ada oknum anggota yang berada di lokasi spbu telah saling konteks ke pihak polresta palangkaraya.

Setelah di adakan cek ricek dan bicara tidak.terlalu lama beberapa anggota tersebut telah putar balik dan menyampaikan kepada kapolresta palangkaraya bahwa itu biasa saja dan pelangsir berjalan sesuai antrian dan muncullah keterangan yang di duga setingan dari oknum yang menyampaikan kepada kapolres bahwa team media tersebut justru melanggar aturan pelangsiran dan gak mau mengikuti aturan pelangsiran dan di nyatakan masuk melalui jalur pintu keluar,hal tersebut di ketahui team media saja kpk melalui via chat what’s app langsung dari kapolresta kombespol Dwi jaladri,hal tersebut di anggap kesalahan team media ucap kapolresta kombespol Dwi jaladri melalui chating what’s app nya yang di tujukan langsung kepada team media sj kpk .

Hal tersebut sangat di sayangkan team media sj kpk karna tidak sesuai apa yang di sampai anggota spkt polresta tersebut adalah kebohongan dan upaya menutupi fakta ucap team insvestegasi sj kpk ..
Ira menuturkan bahwa ada aroma dan indikasi serta dugaan bahwa pelangsiran bebas melangsir di duga karna adanya bekingan yang kuat sehingga pelangsiran bebas semaunya mengatur spbu ..
Tidak selayaknya spbu di atur oleh kepala pengawas pelangsiran dan tak ada undang undang yang menentukan bahwa pelanggan umum harus mengikuti aturan pelangsir ucap ira dengan nada tinggi.

Ira pun merasa hal tersebut wajib di sampaikan kepada atasan yang lebih tinggi ..melalui hatingan via what’s app nya ira mencoba menghubungi pihak provam polresta dan arahan serta saran dari kasi provam polresta agar kasus tersebut bisa di selidiki lebih lanjut.
Ada baiknya buat laporan resmi di polda kalteng tutur kasi provam polresta menuturkan melalui jaringan telpon selulernya.

Dari dasar perihal tersebut juga telah di kordinasikan dengan pihak kabidhumas polda kalteng serta kebagian ciber pungli polda kalteng ..harapan saya selaku team media insvestegasi lapangan agar kasus ini bisa di selidiki dan.kalo bisa stop aja bbm premium dari pada jadi ajang bisnis buat oknum oknum tertentu memperkaya diri ucap ira kepada team media selidik kasus.

Dan harapan tersebut telah di sampaikan pula kepada kapolresta kombespol Dwi Jaladri melalui what’s app nya namun tak ada respons lagi ucap ira ..
Sy harap stop aja bbm premuim bukan kah ijin bbm premuim telah di hapus ?
Kok di jalan s parman masih marak bebasnya pelangsiran yang di langsir adalah bbm jenis premium yang di sampaikan salah satu pelangsir bahwa bbm premium ada 2x satu minggu antara senin selasa atau jumat sabtu ..ucapan pelangsiran tersebut adalah salah satu faktor masih maraknya bbm premium yang di salah gunakan lebih mengutamakan pelangsiran ketimbang umum . Hal tersebut sangat merasahkan pelanggan umum dan menguntungkan pihak pihak tertentu dan itu bisa jadi ajang bisnis yanh terselubung yang di ketahui oleh beberapa pihak namun pura pura buta tuli dan seakan tidak di ketahui aja ucap salah satu pedagang yang berjualan di sekitar spbu tersebut ..demikian pantauan team insvestegasi lapangan (IRWA)

Direkomendasikan untukmu

About the Author: Laporan Yono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Arep nyolong yo.. !!