DiDuga Kuat Sunnat Bantuan Sebesar Lima Juta, FKDT Kecamatan Blega Dipertanyakan

Mediaciber.com.Bangkalan – Lembaga keagamaan atau madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) menerima Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dari Kementrian Agama (Kemenag) RI Bantuan tersebut sebesar Rp10 juta, sangat penting untuk membantu lembaga pendidikan keagamaan, khususnya MDT di masa pandemi Covid-19. Namun Sangat Disayangkan, Bantuan itu Tidak Bisa dimanfaat kan dengan maksimal oleh Para kepala sekolah, pasalnya bantuan sebesar 10 juta Diduga kuat Di sunnat lima jutanya oleh Salah satu oknum ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Blega Yang Beralasan untuk keperluan Belanja Alat COVID 19.

Sebagaimana di sampaiakan Salah satu penerima, dirinya membenarkan kalau yayasannya dapat Bantuan, namun dirinya menyayangkan dengan apa yang dilakukan oknum ketua FKDT memotong sebesar 5 juta, “Saya nerima 10 juta dari bank, setelah itu saya disuruh mengantar uang itu, karena di atur pak” ucapnya

Sementara itu awak mediaciber.com mewawancarai kembali kepala madrasah yang ada di data, Namun nggak mau di sebutkan identitasnya, Dia Mengatakan, Kalau yayasannya saat ini belum menerima bantuan itu, tetapi memang pihaknya pernah di panggil ke kediamannya Ketua FKDT di Dusun Pangelen Desa Karang Gayam Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan bersama rekan rekannya, mereka disana diberikan arahan kalau sudah dapat agar memberikan 5 jutanya Untuk Di berikan kepadanya (ketua FKDT) untuk keperluan covid alasannya, ” Belum cair pak namun Sudah diminta persyaratannya, Tapi Mau dipotong 5juta untuk belanja Alat alat covid Katanya,” jelasnya.

Dia Menambahkan, Semua nya di panggil Namun tidak bersamaan, menurutnya kalau memang pemotongan itu Untuk belanja covid, pihaknya bisa beli sendiri, ” Kalau belanja buat covid saya bisa beli sendiri pak” imbuhnya

Bertolak belakang dengan Pernyataannya Ketua FKDT kecamatan Blega, Suhedi, dirinya Tidak mengakui dengan adanya pemotongan 5 juta itu, Menurutnya yang sudah menerima Hanya empat yang telah menerima, Sampai saat ini belum menerima semua, menurutnya karena SK nya nggak sama,
” Saya hanya menyampaikan Sk nya Saja” katanya saat di konfirmasi melalui telfon seluler kamis pagi (15/10/20). Saat di tanya berapa jumlah MDT sekecamatan Blega Yang menerima bantuan, Pihaknya tidak tau berapa jumlah MDT yang mendapatkan bantuan dan Disinggung masalah data ganda pihaknya masih mau mengecek. Pungkasnya.

Baca :  Warga Desa Kedung Waringin Mendatangi Kantor Desa

Fakta dilapangan atas dugaan pemotongan Sebesar 5 juta, pihak pihak yang berwenang baik kepolisian ataupun Kajari Kabupaten Bangkalan agar memantau Bantuan tersebut untuk mencegah Dugaan korupsi ataupun pungli yang mementingkan Diri sendiri. Bersambung,,(Mansur).

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Arep nyolong yo.. !!