Guru Tugas,Siap Berhidmat Untuk Mencerdaskan Anak Bangsa

Mediaciber.com.Sampang – Sejarah pendidikan islam di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran pesantren yang sangat besar kontribusinya dalam melestarikan khazanah keilmuan islam. Pesantren ditengarai merupakan pusat Islam kedua setelah masjid pada awal abad ke 16, Pendidikan di pesantren telah memberikan kontribusi dalam membarantas kebodohan untuk generasi penerus bangsa,Bukti Konkrit tujuan mencerdasakan kehidupan Anak bangsa dan membangun masyarakat yang islami adalah adaanya Guru Tugas yang diutus ke daerah yang membutuhkan. Disaat Mereka di anggap Sudah memenuhi kriteria Untuk menjadi Guru (Ustadz).

Muhammad diya’ dan Lutfi Candra Guru tugas asal Pasuruan dan Riau dari pondok pesantren sidogiri yg di tugaskan mengajar di Yayasan ANNUR Ulinnuha Alcholidiyah Soroan desa Marparan Kab. Sampang Madura Jawa timur, Sebagai bentuk pengabdian terhadap Masyarakat,

Lutfi chandra memaparkan, Dirinya di tugaskan di yayasan Di desa terpencil, merupakan sebuah Tantangan baginya, Suasana Baru yang mana banyak peebedaan dari Asal dia tinggal, Baginya Akan Mengabdi untuk masyarakat sekitar sebagaimana yang telah di ajarkan Para kiyai kepadanya, Dengan Bekal ilmu Yang dia dapat di Pondok pesantren, Untuk Mengabdikan diri Untuk Masyarakat,
“Saya ditugaskan disini Siap mengabdi, dan sebuah tantangan buat saya, Intinya saya siap mengabdi” paparnya Senin (27/07/20).

Sedangkan Muhammad Diya’ Saat wawancara Menambahkan, Ilmu yang bermanfaat yaiti ilmu yang beeguna bagi Masyarakat, Dengan demikian Dirinya Juga siap Berhidmat untuk ummat, dengan Harapan Bisa Lebih memaksimalkan untuk mengajar para Murid yang ada di dusun soroan Desa Marparan, Tentunya dengan Bekal ilmu Yang dia dapat semenjak ada di penjara Suci Sidogiri.

” Semoga kehadiran kami Bisa diterima Oleh masyarakat, dan Bisa lebih memaksimalkan pengetahuan kami untuk menjadikan murid disini lebih tau agama ” imbuhnya.

Baca :  MENGISI RANGKAIAN HUT BHAYANGKARA KE 74, HKGB KE 68 DAN HUT POLWAN KE 72 SETUKPA LEMDIKLAT POLRI MELAKSANAKAN KEGIATAN BAKSOS DISEJUMLAH TEMPAT.

Masih di tempat yang sama Ust Syaifuddin Selaku Penanggung Jawab Guru Tugas (PJKT) Mengatakan, Dengan kehadiran Guru Tugas, Pihaknya Berharap Semoga Yayasan lebih Maju dan Para Murid lebih faaham Masalah Agama, dan juga Harapannya Semoga GT betah, Pihaknya Juga Menginginkan GT Menganggap Keluarga, Sehingga Terjalin Komunikasi Aktif Bersama sama Mencerdaskan Anak Bangsa Hususnya di Yayasan Ulinnuha Alcholidiyah,
” Kami harap Guru Tugas (GT), Jadi keluarga kami jangan canggung dissat ada sesuatu Ngomong ke kami, Agar Terjalin kekeluargaan yg Harmonis, sehingga tidak terjadi Mis comunication, Demi kemajuan Yauasannya, ” Katanya. (Mansur)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Arep nyolong yo.. !!