BPNT Desa Disanah Sampang Tidak Sesuai Penyaluran ,Alasan Sekdes Kendala Data Dan Jauh Dari Tempat Gesek ATM.

Sampang Madura ,-Bantuan non tunai yang di jadikan pemerintah sebagai bentuk menanggulangi kemiskinan dan kesejahteraan rakyatnya masih banyak mengalami kendala atau dugaan kecurangan yang di lakukan oknum perangkatnya.

Seperti yang di alami warga Desa Disanah Kecamatan Sreseh Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur.

Melalui awak media ini warga yang enggan di sebut namanya menuturkan bahwa penyaluranya masih kurang maksimal.
Pasalnya penerima kartu manfaat yang seharusnya mendapat hak bantuan berupa beras dan telur di situ ada monopoli yang di duga di lakukan secara sistematis oleh oknum perangkatnya.

“Warga yang memegang kartu manfaat kecewa mas , karena penyaluranya tidak sesuai , bahkan yang katanya tiap bulan , ternyata di sini terkadang bisa dua bulan sekali itupun terkadang tidak sesuai bahkan ada yang gak dapat,”Keluh Warga.
(Identitas ada di tim)

“Saya hawatir dalam pikiran saya kok aneh, apalagi kartu itu di kumpulkan jadi satu , setelah muncul pemberitaan baru di bagikan.

Kami berharap kepada pihak terkait ataupun pemdes Disanah lebih transparan dalam hal ini , kita trima upaya pemdes dengan mengumpulkan kartu ATM nya tapi, paling tidak setelah gesek dikembalikan bukanya di bawa terus.”Pungkasnya.

Seperti di ketahui semua di atur dalam per undang-undangan mekanisme dan petunjuk tehknisnya, sesuai aturan undang-undang nomor 11 tahun 2009 tentang kesejahtraan sosial dan nomor 12 tahun 2009 lembaran negara republik indonesia tahun 2009 nomor 4967, undang-undang nomor 13 tahun 2011 tentang penanganan fakir miskin.

Dan juga Dasar Hukum keputusan Dirjen perlindungan Dan Jaminan sosial nomor 03/LJS/01/2019 tentang petunjuk teknis penyaluran Bantuan sosial non tunai PKH 2019 UU nomor 39 tahun 2008 tentang kementerian negara (Lembaran tahun 2008 no 166).
Semua aturan adalah penguatan dan dasar pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan.

Baca :  Diringkus Polisi, Pemuda Curi Motor di Way Kanan

Selang beberapa hari Melalui sambungan seluler tertanggal 05/07/2020 pukul 19:00 Abdul mu’id selaku sekdes Desa Disanah Kecamatan Sreseh menuturkan bahwa penyaluran BPNT masih banyak menuai kendala data dan transportasi.
(Semua pembicaraan terekam)

“Ya mas karena kendala data dan transportasi yang jauh dari tempat penggesekan ATM dan terkadang ada yang kosong/atau belum ada isinya.

Ditanya apakah tidak ada agen , Sekdes juga menjelaskan kalau agen di Desa Disanah hanya nama saja , beliau bibi saya namanya Indah tapi yang melakukan atau yang menggesek Bu Kades terkadang Saya sendiri (Sekdes).

“Ada mas Agenya Bibi Saya namanya Indah ,tapi yang gesek atau yang ngambil Bu Kades kadang saya sendiri , tapi saya sudah lama gak mau , rugi transport mas,”Ucap Sekdes melalui Sambunga seluler.

Dilihat dari statemen sekdes bahwa pemberitaan tertanggal 03/07/2020 yang di beri judul BPNT Desa Disanah Syarat Permainan perlu adanya tindakan dinas terkait , apalagi sekdes juga mengungkapkan bahwa setiap komplen ke Dinsos jawabannya di suruh sabar.

Sekdes juga menjelaskan bahwa bulan enam juga belum cair , karena yang nyupley beras Wabup , dalam penyaluran bantuan ini.(Red/Tim)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Arep nyolong yo.. !!