Jadi Polemik TPT (Tembok Penahan Tanah) Dusun Kedungbunder Di Bongkar Untuk Perbaikan Pipa Air Bersih, Di Duga Dilaporkan

Hits: 117

Bojonegoro,- Dalam menunjang kelancaran transportasi serta ketahanan di bidang aset jalan kampung pemerintah Desa Mlinjeng melaksanakan kegiatan pembangunan TPT (Tembok Penahan Tanah) Di sepanjang jalan Dusun Kedung bunder RT 15/05 Desa Mlinjeng Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro.

Karena tidak adanya papan informasi dan sumber dana yang di gunakan berapa nilai anggaran untuk pengerjaan pembangunan TPT (Tembok Penahan Tanah) tersebut.

Bangunan TPT dengan panjang kurang lebih 150 meter dan masih tahap pengerjaan ini menuai kendala adanya pipa yang di bawah bangunan tersebut ada jalur lintasan pipa pengadaan air bersih yang mengalami kebocoran.

Akibatnya bangunan TPT di bongkar sepanjang 2 meter untuk mempermudah perbaikan kebocoran pipa yang persis ada di bawah bangunan tersebut.

Melalui awak media kami berhasil mengkonfirmasi pengelola air bersih (Tidak mau disebut namanya) yang di salurkan di 2 dusun kedungbanteng dan kedungbunder turut Desa Mlinjeng Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro menuturkan, keberadaan pipa air bersih sudah lama keberadaanya , semenjak tahun 2005 silam program wes lic dengan anggaran kurang lebih 250.000.000.00,- dengan pelaksanaan bangunan toren penampung air, bangunan pos induk untuk menyimpan kelengkapan dan sumur bor, meskipun sebelumnya sempat tidak beroperasi karena kendala sumber air.”Tuturnya.

Dan jaringan pipa yang terpendan sepanjang jalan di alih fungsikan Setelah adanya program PAMSIMAS ( Penyedia Air Minum Dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) pipa tersebut berfungsi kembali , dengan dana bersumber dari APBN senilai 245.000.000.00,- (Dua Ratus Empat Puluh Lima Juta Rupiah) Dengan rincian
1: Kegiatan Pelatihan Pelaku Program Rp 6.087.500
2: Promosi Kesehatan Rp 3.545.000.00,-
3 : Sarana Air Minum Rp 235.367.500.00,-
Serta dana APBDEs 35.000.000.00,- dengan di buatkan sumur bor lagi.

Baca :  LSM LIPAN Pertanyakan Bangunan Terpadu Belum Selesai Senilai 15 ¬†Milyar Rupiah.

Lebih lanjut dari berbagai sumber dan informasi masyarakat sekitar , akibat pembongkaran bangunan TPT (Tanggul Penahan Tanah) Tersebut di duga ada pihak yang sengaja melaporkan pembongkaran bangunan tersebut dan menjadi perbincangan masyarakat serta di warung-warung.

Dari perbincangan warga menyayangkan kejadian tersebut, pasalnya bangunan tersebut sama-sama milik kepentingan umum dan masyarakat.

Dan jauh sebelum adanya tembok penahan tanah itu sudah ada pipanya, kenapa harus di buat masalah toh batu yang di bongkar juga di tata dengan rapi di sampingnya dan bisa di gunakan lagi(Red).

Sampai berita ini di terbitkan kami belum bisa mengkonfirmasi ataupun mengetahui siapa yang bertanggung jawab dan yang melaporkan , sehingga pihak berwajib mendatangi lokasi bangunan yang terbongkar pada malam pergantian tahun sekira pukul 23:00 Malam , Selasa (31/12/2019)

Kami coba hubungi pihak tim pelaksana pembangunan TPT melalui sambungan selulernya tidak menjawab dan sampai saat ini masih belum bisa di konfirmasi.(Red/Tim)

Direkomendasikan untukmu

About the Author: Laporan Yono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Arep nyolong yo.. !!