Dugaan galian C tapa izin pada desa simo kec soko tuban, pihak terkait juga seakan tutup mata.

Dugaan galian C tapa izin pada desa simo kec soko tuban, pihak terkait juga seakan tutup mata.

  19 Nov 2019

Mediaciber.com.Tuban – Selasa (19/11) LSM KPK bakal sikapi dugaan galian C tanpa izin pada desa simo kecamatan Soko tuban. Hal tersebut lantaran dari adanya laporan warga desa setempat yang enggan di sebutkan namanya merasa resah dari adanya kegiat galian tersebut.

Sebut saja SJK(Inesial/narasumber_red) warga setempat. Saat di temui pada kediamanya yang juga tak jauh dari lokasi galian tersebut,mengungkap sangat terganggu sekali dengan adanya kegiatan galian yang tidak jelas peruntukannya.

“Saya sebagai warga setempat sangat terganggu mas dengan adanya galian ini ,pasalnya proyek ini saya duga tidak jelas peruntukannya dan kita sebagai warga merasa resah juga terganggu,” ungkap sjk saat di konfirmasi.

Bahkan menurut sjk,pernah beberapa hari lalu mendatangi lokasi galian tersebut untuk menanyakan pada pihak pengelola (DG/Inesial pengolola galian). Dirinya malah mendapat jawaban yang tidak mengenakan untuk di dengar.

“Jangankan Polsek setempat yang berseragam,camat yang berpakaian dinas aja saya suruh balik pulang,”kata sjk menirukan jawabapan pihak pengelola galian.

Lanjutnya,tanah uruk tersebut setau warga setempat di jual seharga Rp 100 ribu perdum truck. Apalagi dalam kurun waktu setahun berjalan warga tidak tau apa fungsi dan kegunaan dari adanya proyek galian,sehingga masyarakat meminta penjelasan dari pihak terkait atao pemerintah untuk menangani hal ini.

Di sisi lain,lembaga swadaya masyarakat KPK Tipikor setelah mengantongi informasi dari dugaan tambang liar galian C tanpa izin,pada desa simo kecamatan soko kabupaten tuban. LSM KPK Tipikor bakal melakukan sidak juga pelaporan ke dinas lingkungan hidup pusat jika pihak terkait daerah masih tutup mata.(Tim/Spy)

Baca :  Musrenbangdes Desa Blongsong Kecamatan Baureno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Arep nyolong yo.. !!