Kam. Nov 21st, 2019

MEDIA CIBER

Selalu Bijak & Beradap

Tangis Haru, Saksikan Wisuda Tahfidz 20 Napi Lapas Gunung Sindur

2 min read

Mediaciber.com.Bogor – Lembaga Pemasyarakat (Lapas) kelas lll Gunung Sindur melaksanakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Wisuda Santri Tahfidz Pesantren Nurul Hidayah Lapas Kelas III Gunung Sindur, bertempat di Masjid Nurul Hidayah Lapas Kelas III Gunung Sindur. (Kamis, 07/11/2019)

Hadir para wali santri tahfidz baik orang tua, istri, anak maupun kerabat menyaksikan jalannya wisuda.

“Acara ini sangat ditunggu-tunggu dan diwarnai tangis haru oleh para wisudawan maupun kami sendiri sebagai wali santri. Hafalan mereka diuji oleh para asatidz, dan mampu membuktikan hafalan mereka walaupun sedang berada di dalam Lapas”. ucap H. Said, orang tua Diki salah satu santri tahfidz, saat menyampaikan sambutan.

Sementara itu dalam keterangan terlulis Sopiana Kepala Lapas Kelas III Gunung Sindur, menyampaikan Wisuda Tahfidz adalah acara tahunan yang diselenggarakan Pesantren Nurul Hidayah Lapas Kelas III Gunung Sindur, bekerjasama dengan Yayasan Niru Nabi Bogor.

“Tahun ini, Wisuda Tahfidz ke-3 (tiga), diikuti oleh 20 (dua puluh) orang warga binaan yang mengikuti Program Tahfidz di Pesantren Nurul Hidayah Lapas Kelas III Gunung Sindur. Wisuda Tahfidz kali ini berbeda dari tahun – tahun sebelumnya. Kalau tahun lalu hanya Juz 30. Tahun ini mengalami peningkatan yaitu ada 3 (tiga) orang Santri yang telah menghafalkan 2 Juz, yaitu Juz 30 dan 1 Al-Qur’an.” ujarnya.

“Setelah dinyatakan lulus sebanyak 20 (dua puluh) orang Wisuda diberikan seritikat. dihadiri oleh segenap pejabat struktural, petugas, asatidz, para wali santri, dan warga binaan muslim Lapas Kelas III Gunung Sindur. imbuhnya

Sementara itu, Kepala Sub Seksi Pembinaan, Iwan, selaku Pembina Pesantren Nurul Hidayah, menyampaikan “berjalannya, program haflah Al Quran tidak terlepas dari keberadaan Pesantren Terpadu di dalam lingkungan Lapas Gunung Sindur. Sejak pesantren itu berdiri, terjadi perubahan drastis dalam diri para warga binaan. Banyak yang tadinya tidak bisa shalat dan mengaji menjadi berubah”. ucapnya.

Baca :  Petugas Gabungan Sosialisasikan Larangan Parkir Sembarangan di Sepanjang Jalur Tegar Beriman Kab Bogor

“Model pembinaannya selain di Masjid, dibentuk juga kamar khusus santri di masing-masing blok hunian, mereka para napi dari bangun tidur sampai tidur lagi digembleng layaknya pesantren pada umumnya, mulai shalat, mengaji, aqidah, fiqih dan bahkan kitab kuning.” terangnya

“Model pembinaan tahfidz bagi narapidana di dalam Lapas tidak terlepas dari sebuah dinamika yang bertujuan lebih banyak memberikan bekal bagi narapidana dalam menyongsong kehidupan setelah selesai menjalani masa hukuman.” Imbunya

Tausiyah disampaikan oleh Ustaz Fikri Haikal, sebagaimana kita ketahui adalah putra dari Dai kondang, almarhum KH Zainuddin MZ, mengajak kepada seluruh warga binaan untuk bercermin kepada figur Nabi Muhammad SAW yang memiliki akhlaq dan sifat-sifat yang sangat mulia, seperti Shidiq (benar) Amanah (dapat dipercaya), Fathonah (cerdas) dan Tabliq (penyampai firman Allah)”.

“Dengan memperingati hari kelahiran nabi Muhammad SAW, kita harus lebih meningkatkan ibadah kita kepada Allah SWT, yang dengannya kita menjalankan ajaran yatu sunnah-sunnah Rasulullah SAW dan meyakini kebenarannya. Karena dengan petunjuk Nabi Muhammad SAW kita bisa diselamatkan baik dunia maupun akhirat” pesan Ustadz Fikri.(Hery)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *