Rab. Okt 16th, 2019

MEDIA CIBER

Selalu Bijak & Beradap

Di Duga Bunuh Diri Pasangan Sejoli Warga Desa Sidomulyo Kedungadem , Kedapatan Konsumsi Minuman Keras Di oplos Obat Sakit Kepala

2 min read

Bojonegoro,- Rasa Berkabung masih menyelimuti rumah duka yang diketahui meninggal mendadak di dalam rumahnya selasa (17/09/2019) pagi.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun dari warga yang bernama Satonah tak lain adalah ibu korban menuturkan.

Kejadian berawal pada pukul 05:00 wib mau membangunkan waidi yang juga salah satu korban, Satonah berusaha memanggil-manggil tapi tidak ada jawaban dari dalam rumah, satinah pun berusah menggedor pintu namun, masih tidak ada jawaban,”Ungkapnya.

Karena khawatir satonah pun mengintip dari lubang bangunan rumah , kedapatan dua sosok sedang tertidur.
Akhirnya saya panggil tetangga dan juga ketua RT untuk membantu membuka daun cendela dengan cara mencongkel karena pintu dalam keadaan terkunci dari dalam”Terangnya.

Korban di dapati sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Adapun dua korban Bunuh diri bernama Waidi (53) Dan Sriatun (41) yang keduanya merupakan warga Dusun Slinggang Desa Sidomulyo Kec. Kedungadem Kab. Bojonegoro.

Sementara dari hasil olah TKP pihak berwajib
Rumah dalam keadaan terkunci dari dalam dan warga masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel jendela
Di sekitar TKP.

Petugas menemukan sisa minuman beralkohol jenis arak, 2 (dua) butir obat sakit kepala bermerk mixagrip, minuman bersoda bermerk fanta merah yang di kemas dalam sebuah botol plastik.

Korban Waidi membujur terlentang kearah utara Korban Sriatun membujur terlentang kearah selatan
Di samping kiri korban Waidi jarak 30 Cm di temukan minuman jenis fanta
di bawah kaki korban Waidi ditemukan senter, bekas botol aqua ( atas di iris ) masih tersisa minuman
Di meja ditemukan bekas botol minuman jenis arak
Di duga korban meninggal dunia akibat bunuh diri dengan minum arak yang di campur dengan fanta dan obat mixagrip.

Baca :  Bunga Laporkan Ayah Tirinya Ke Polsek Kotabumi Utara

Nampak hadir di TKP Babinsa , Bhabinkamtibmas, Perangkat Desa setempat dan juga warga setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *