BENTROK DI REGISTER 45″ MERENGUT TIGA NYAWA SEKALIGUS DI TEMPAT

BENTROK DI REGISTER 45″ MERENGUT TIGA NYAWA SEKALIGUS DI TEMPAT

Mediaciber.com.Mesuji – Terjadi Bentrok Tak Terelakkan  Merengut Korban Dan Luka.Berdasarkan  informasi Masyarakat  Setempat Kejadian Ini Berawal Kedua nya memperebutkan lahan garapan di wilayah hutan Register 45 Kabupaten Mesuji, Rabu, 17 Juli 2019 sekitar pukul 14.00 WIB.

Sekitar 10 korban dengan luka bacok itu kemudian dibawa polisi ke  Klinik Asa Merdeka dan Puskesmas Simpang Pematang. Namun, tiga di antaranya dikabarkan meninggal duniia. DI tempat Kejadian .(hasil Sementara  Data yg Kami Terima )

Berdasarkan Informasi Data yang di Dapat dari lokasi kejadian menyebutkan, bentrokan DiDuga Adanya Saling  Memanas  dipicu oleh penyanderaan alat pembajak lahan milik kelompok Mesuji Raya oleh kelompok warga Makar Jaya. Setelah itu, sejumlah orang kelompok Mesuji Raya merebut paksa bajak sampai terjadi keributan pukul 14.00 WIB.

Korban bentrokan rata-rata karena terkena senjata tajam.Sampai sore hari ini 3 mobil melaju Kencang Membawa Korban yang kritis. Adapun  Ketiga korban yang diduga tewas Di Tempat Terjadinya Bentrok kondisinya cukup mengenaskan. Terutama pada bagian wajah, tangan, dan tubuh. Pinggang .Dan Luka Sabatan Benda Tajam

Hasil Dari Keterangan Sementara Tiga Orang Meningal Di Tempat Dalam Keadaan Sangat Tragis 1 Orang  Di Nyatakan Kritis  Jumlah korban meninggal dan korban luka-luka hingga Rabu petang masih simpang siur. Begitu juga dengan pemicu bentrok.

Sampai Saat Ini Angota Ke polisi Mesuji  masih Terus Mendata korban Korban Atas Kejadian Bentrok   terkait nama korban. Aparat kepoliasn dari Polres Mesuji dibantu anggota TNI dari Kodim 0426 masih berjaga-jaga di sekitar lokasi kejadian Di Lokasi Register 45″

Sampai saat Ini Kami Berserta Angota Lainya masih terus berjaga agar konflik tidak meluas,” Sampai Benar Aman kata Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo.**(Jun)

Baca :  Kasad : Kunci Sukses, Komitmen dan Pantang Menyerah

COMMENTS

Tentang Kami | Kontak Kami | Pasang Iklan | Pedoman Media Siber | UU Pers